Banar Fil Ardhi
Busana pengantin tradisional Majapahit.

Sekitar 500 undangan yang terdiri dari isteri pejabat dan Duta Besar negara asing di Athena, anggota Women International Club (WIC), pengusaha dan undangan dengan antusias mengikuti prosesi pernikahan yang dibawakan 32 peserta Asosiasi Perias Pengantin Seluruh Indonesia (HARPI Melati).

Pementasan adat perkawinan Sunda dan Bangka tampil memikat pada acara "Indonesian Traditional Wedding Festival yanh sebelum prosesi pernikahan ditampilkan, anggota HARPI, Ny. Lilis Zakaria juga memperagakan kebolehannya dalam merias pengantin yang mengundang decak kagum para pengunjung di Hotel Divani Caravel, Athena, ujar Sekretaris Kedua, Widya Sinedu kepada koresponden Antara London, Sabtu.

Selanjutnya, prosesi adat Sunda mulai dari acara Sungkeman, Saweran, Nincak Endog and Huap Lingkung menjadi daya tarik yang luar biasa. Penonton juga terkagum-kagum dengan rangkaian upacara pernikahan adat Bangka yang menonjolkan nilai-nilai keagamaan dan sosial, ujarnya.

Kesakralan prosesi pernikahan yang dilakoni dengan penuh penjiwaan oleh anggota HARPI membawa undangan seolah-olah berada pada hajatan pernikanan yang sesungguhnya. Keindahan dan keunikan gaun pengantin dan perlengkapan adat Sunda dan Bangka membuat para tamu terkesan dan mengagumi keragaman budaya Indonesia.

Nuansa adat Indonesia semakin kental melalui penataan panggung, Ruang Olympia, Hotel Divani Caravel, yang disulap menjadi pelaminan oleh staf KBRI Athena.

Aneka tanaman dan bunga dipadukan dengan dekorasi nuansa Indonesia seperti payung Bali, aneka kain batik dan tenun ikat, wayang orang, perabotan, poster, lukisan dan ornamen lainnya menambah semarak acara tersebut.

Terlebih seluruh panitia baik dari KBRI Athena maupun HARPI mengenakan busana nasional Indonesia yang mengundang perhatian pengunjung.

Pementasan prosesi pernikahan Sunda dan Bangka dipadukan pula dengan persembahan Tari Topeng dan Tari Merak yang dibawakan dengan lincah oleh anggota HARPI, Ny. Mayasari Yudiono.

Para undangan juga merasa tertarik ketika sebelum masuk hall menyaksikan cara membatik yang dipadu-padankan dengan motif tradisional oleh pembatik yang sengaja didatangkan dari Pekalongan sebagai bukti nyata promosi budaya dan wisata.

Selain itu, anggota HARPI lainnya, Ny. Titin Agus Lubis secara khusus menampilkan keahliannya dalam merangkai empat jenis bunga tangan mempelai khas Indonesia.

Sebagai penghargaan kepada para tamu, hasil rangkaian bunga tangan tersebut diberikan kepada Ketua WIC, Olga Roupassdan dan tamu kehormatan lainnya istri Dubes RI untuk Yunani, Ny Anita Rusdi

Acara semakin meriah dengan pagelaran pakaian pengantin tradisional dari 22 daerah oleh Ibu-ibu anggota HARPI.

Peragaan dibuka dengan pakaian pengantin daerah Bali dan ditutup pagelaran pakaian dari Papua dengan iringan lagu Yamko Rambe Yamko dan Gebyar-gebyar.

Peragaan busana menyita perhatian dan mendapat tepukan tangan penonton karena menampilkan pakaian pengantin daerah dan aksesoris yang elegan, terbuat dari bahan, model, corak, dan warna yang bervariasi.

Peragaan busana nusantara ini mampu menginspirasi para undangan yang umumnya kaum wanita dalam memadukan pakaian dan aksesoris serta memilih corak dan mode pakaian yang serasi.

Peragaan tersebut dilanjutkan dengan jamuan santap siang menampilkan kuliner Indonesia atas kerja sama Dharma Wanita dan Hotel Divani Caravel yang diiringi lagu-lagu daerah Indonesia.

Duta Besar RI untuk Republik Yunani, Ahmad Rusdi mengemukakan bahwa kegiatan dimaksud menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan seni dan budaya Indonesia sekaligus menjalin persahabatan antara masyarakat Indonesia dan masyarakat Yunani, disamping sebagai upaya untuk meningkatkan promosi obyek wisata Indonesia yang beragam.

Dubes Rusdi lebih lanjut menyampaikan bahwa Indonesia adalah bangsa yang cinta damai, menjunjung tinggi toleransi dan terbuka sehingga lebih mudah untuk berinteraksi dan dikenal oleh bangsa lainnya.

Sementara Ketua HARPI, Ny. Endang Sugiarto menyampaikan agar pergelaran budaya Indonesia ini dapat menjadi jendela bagi warga masyarakat Yunani dan warga asing lainnya untuk melihat secara langsung kekayaan dan keragaman budaya dan tradisi Indonesia.

Disampaikan pula kesuksesan HARPI dalam mematenkan 90 jenis gaya pengantin sebagai kebudayaan asli Indonesia. HARPI merupakan kumpulan perias pengantin dari 33 propinsi yang dibentuk sejak tahun 1974 dengan berbagai kegiatan, telah melanglang buana antara lain ke Kanada, Jepang, China, Korea Selatan, Kairo dan kali ini ke Yunani.

Selanjutnya Ketua International WIC di Athena, Olga Rompas menyampaikan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Athena yang mendatangkan HARPI dengan memperagakan upacara perkawinan sebagai cerminan budaya Indonesia yang unik dan sangat menghormati nilai-nilai ritual keagamaan dan adat.

Menjelang akhir acara, para tamu secara bergantian meminta foto bersama dengan para model pengantin dan para peraga busana. Berbagai pujian telontarkan saat mereka berpamitan pulang dan ucapan terima kasih atas kenang-kenangan berupa souvenir, tas batik dan brosur pariwisata Indonesia yang diberikan oleh panitia.


Keindahan alam di lokasi wisata Kawah Putih, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Selain sebagai tempat rekreasi, lokasi ini banyak dimanfaatkan orang sebagai lokasi pemotretan model atau pengantin.

Sejumlah lokasi wisata di kawasan Bandung Selatan (Bansel) dipadati pengunjung yang mengisi liburan panjang akhir pekan ini. Tak hanya didominasi warga Bandung, lokasi wisata pun disesaki para pengunjung dari luar daerah, terutama warga Jakarta.

Sekarang, kebanyakan yang datang dari Jakarta.

Berdasarkan pemantauan Kompas.com, Sabtu (29/5/2010), tampak kendaraan berplat B memadati sarana parkir di kawasan wisata Kawah Putih, Ciwidey Kabupaten Bandung.

Sejak tanggal 8 Mei lalu, pihak pengelola mulai melakukan perbaikan sarana dan prasana obyek wisata alam ini. Sejumlah fasilitas dibenahi, mulai dari penyediaan sarana transportasi dari pintu gerbang menuju lokasi Kawah Putih Gunung Patuha, yang berjarak sekitar 5 km dan bisa dicapai dengan waktu tempuh 20 menit dengan menggunakan kendaraan.

Peremajaan dan keseriusan pengelola mengembangkan wisata Kawah Putih menjadi lokasi wisata yang diunggulkan mau tak mau berdampak pada biaya tiket masuk yang terbilang lumayan mahal.

Jika sebelum pemberlakukan tarif baru, harga tiket per orang hanya Rp 8.000, kini tarif masuk per orang dibandrol harga Rp 25.000. "Tarif ini masuk dalam paket B, termasuk biaya transportasi menuju lokasi kawah putih," kata salah seorang petugas.

Nah, bila pengunjung menggunakan transportasi sendiri maka masuk dalam Paket A. Biaya yang harus dikeluarkan pun cukup besar, yakni untuk satu kendaraan dengan satu penumpang dipatok harga Rp 165 ribu. Makin banyak penumpang, makin tinggi pula uang tiket yang harus dikeluarkan. Bila satu mobil berisi 7 orang penumpang, maka harga tiket yang dibandrol pun sebesar Rp 275 ribu.

Di lokasi wisata Kawah Putih, pengunjung bisa menikmati pemandangan alam dengan hamparan pasir putih.

Pada musim liburan panjang, lokasi ini menjadi salah satu kawasan wisata yang cukup diminati. "Sekarang, kebanyakan yang datang dari Jakarta. Kalau orang-orang sini (Ciwidey) jadi malas. Biasa murah, ayeuna mahalna kacida (sekarang mahalnya terlalu)," ujar Dede, salah satu warga yang ditemui di lokasi pintu gerbang lokasi wisata Kawah Putih.

Tak hanya lokasi tersebut, kepadatan pengunjung pun terlihat di lokasi pemandian air panas Ciwalini, Ranca Upas, yang lokasinya tak jauh dari pintu masuk lokasi wisata Kawah Putih.

Para pengunjung tampak memadati lokasi pemandian yang terletak di tengah areal perkebunan teh ini. Di sini, pengunjung cukup membeli tiket masuk sebesar Rp 12.000 per orang. Setiap pengunjung diberi bonus berupa beberapa sachet teh Walini yang merupakan produk dari kawasan tersebut.

Setiap liburan tiba, lokasi pemandian air panas ini selalu dipadati pengunjung. Banyak orang yang meyakini bahwa air panas yang mengandung belerang dari Gunung Patuha itu diyakini bisa menyembuhkan berbagai penyakit kulit. Tak heran, obyek wisata ini masih menjadi primadona di kala liburan panjang tiba. Anda tertarik?

Menuju lokasi wisata di kawasan Bandung Selatan ini, memang tidaklah sulit. Lokasi Kawah Putih dan kolam pemandian Ciwalini, Ranca Upas dapat ditempuh melalui perjalanan sejauh 46 km atau 2,5 jam dari kota Bandung. Bila Anda memalui jalur tol Cipularang, keluarlah di pintu tol Kopo. Kemudian, berbelok ke kanan menuju arah selatan.

Di akhir pekan, perlu diwaspadai simpul-simpul kemacetan yang bakal ditemui di sepanjang jalur menuju lokasi tersebut, di antaranya di kawasan Sayati dan Margahayu.

tersebut di Kampung Asei, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis (19/6/2008).

Panitia Festival Danau Sentani (FDS) menggelar uji coba wisata danau yang berlangsung pada Jumat (28/5/2010) dengan tetap mengusung tema utama "Loving Culture For Our Future - Cinta Budaya Untuk Masa Depan".

Tur wisata keliling kampung di bibir danau Sentani berlangsung lancar dan sukses.

"Tur wisata keliling kampung di bibir danau Sentani berlangsung lancar dan sukses. Ini pertanda baik bagi keberhasilan pesta budaya akbar FDS yang digelar 19-23 Juni mendatang," kata ketua Panitia FDS Ir. Anna OSH Sawai di Sentani, ibu kota Kabupaten Jayapura, Sabtu (29/5/2010).

Dijelaskan, uji coba tur wisata ini dibagi dua paket. Paket pertama dengan durasi 5 jam 20 menit, mulai dari Kalkote menuju Kampung Abar, kemudian ke Ajau lanjut kampung Ifale baru ke Nendali dari Nendali ke Rumah Makan Dapur Papua untuk istrahat sekaligus makan siang.

Paket kedua dengan durasi 7 jam 20 menit, dari Gedung Tabita menuju Kalkote kemudian ke Dondai dilanjutkan ke Kampung Abar lalu ke Ajau/Nendali kemudian ke Kampung Nendali. Dari Nendali menuju Rumah Makan Dapur Papua untuk istrahat sekaligus makan siang.

Saat tiba di Dapur Papua para wisatawan yang kembali melakukan tur wisata langsung disuguhkan minuman segar dengan menunjukkan karcis.

Menurut Anna, tur wisata yang dibagi dua yakni Wisata Darat dan Wisata Danau Sentani akan dipandu 30 pelajar yang fasih berbahasa Inggris.

Untuk Wisata Danau Sentani wisatawan akan mengelilingi Danau Sentani dengan singgah di setiap kampung untuk melihat dari dekat aktivitas masyarakat di Danau Sentani, sementara untuk Wisata Darat wisatawan mendatangi tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Jayapura.

Dikatakannya, pada uji coba pertama itu persiapan sudah cukup hanya saja para pemandu harus terus memperlancar bahasa Inggrisnya sehingga pada saat berhadapan dengan wisawan mancanegara, mereka tidak mengalami kesulitan. "Persiapannya sudah cukup matang hanya saja bahasa Inggrisnya perlu dipoles lagi supaya tidak kaku pada saat berhadapan dengan wisman nanti," ujarnya.

Anna menjelaskan, tur wisata ini akan berlangsung terus sepanjang tahun meskipun FDS telah selesai. "FDS boleh berlalu tetapi rangkaian kegiatannya terus dilakukan sampai pada FDS tahun berikutnya yakni pesta budaya FDS 2011," katanya.

Paket FDS dibagi dalam tiga konsep yaitu pagelaran budaya, pameran budaya dan tur wisata.



4613evaluasi1.jpgIbarat macan, peraturan lalu-lintas di Indonesia itu ‘menyeramkan'. Tapi, macannya sudah lansia alias lanjut usia, jadi tak bergigi deh! Aturan yang mestinya ditegakkan masih mleyot. Kita sempat terkejut dengan regulasi lampu utama motor kudu nyala di siang hari. Disusul aturan pemakaian variasi motor wajib standar sesuai bawaan pabrik. Plus, regulasi helm harus ber-Standar Nasional Indonesia alias SNI.

Kini, harusnya tiga aturan itu ditegakkan. Kudu ada hukuman buat pelanggar. Tilang alias bukti pelanggaran, sidang atau denda. "Tapi sulit mengingat karakter pengendara motor Indonesia bandel," ujar Aiptu Jarot dari Lantas Polda Metro Jaya. Benarkah?

LAMPU NYALA KALAU INGAT4614evaluasi2.jpg

Mulai dari aturan lampu utama yang menyala di siang hari. Niatnya, aturan ini untuk melindungi biker itu sendiri. Sebab, motor dinilai ‘masih kurang terlihat' pengendara mobil di siang hari. Jadi, jika terlihat, diharap mengurangi kecelakaan.

Kini penerapannya. Di jalan utama, seperti Jl. Sudirman, di Jakarta, atau Jl. Sudirman di daerah - karena tiap daaerah punya Jl. Sudirman, aturan ini lumayan berjaya. Biker menyalakan lampu utama saat melintas di sana.

Tetapi, di jalan protokol lain - selain kawasan tertib lalu lintas-seperti Jl. Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat atau wilayah Pasar Minggu, Jakarta Selatan lampu motor yang berseliweran lebih banyak padam.

"Kalau ini termasuk jalan tikus sih. Saya tiap hari lewat sini. Lampu nyala kalau memang inget. Atau, kalau dari malam lupa dimatikan," ujar Mukharom. Dia tinggal di daerah Kosambi, Tangerang.

Kebayang, nggak jika di jalan perumahan atau jalan berstrata lebih rendah lainnya. Pasti aturan ini tidak berlaku. Menyedihkan, ya! Kesadaran untuk keselamatan diri sendiri masih rendah. Padahal, jika mau, banyak kok bengkel yang bisa membuat lampu utama langsung menyala ketika motor dihidupkan. Apakah reflektor akan cepat rusak? Mungkin! Tetapi, itu jika lampu menyala terus menerus sangat lama! Padahal perjalanan dari rumah ke tempat kegiatan biasanya hanya 1 sampai 2 jam.

HELM ASAL TERLIHAT BAGUS

4615evaluasi3.jpgDari tiga aturan baru dunia biker, rasanya aturan soal helm ber-SNI paling unik. Pada penerapannya, antara polisi dan biker punya pandangan masing-masing. Tak perlu ber-SNI, asal masih bagus, maka dianggap layak dan masih masuk standar.

Aturan ini memang sedikit membingungkan. Sebab, banyak yang berpendapat Standar Nasional Indonesia alias SNI soal helm, jelas masih kalah dari standar dunia seperti DOT atau Snell. Masak pemakai helm bermerk Arai, Shoei, Bell, atau Nolan yang mengaplikasi standar DOT dan Snell ditangkap? Tetapi, kita tidak usah debat-kusir soal itu. Langsung saja pada penerapannya.

Jika melirik ke jalan-jalan berlabel kawasan tertib lalu lintas, mayoritas pengendara sudah menggunakan helm full-face. Jika pun pakai half-face-biasanya dipakai boncenger - tampak bahwa helm itu bermerek nasional. Bukan helm abal-abal. Dan memang, mayoritas dari helm yang dipakai pun ada logo SNI. Meski masih berupa stiker, belum embos, seperti disebutkan dalam aturan.

Namun nampaknya itu bisa terjadi karena di wilayah ini penegak hukum ‘lebih sadis'. Mereka mau menghentikan pengendara yang terlihat pakai helm lusuh, lalu menyuruhnya membeli helm yang sudah berlogo SNI yang diembos.

Coba bergeser sedikit ke jalan ramai lain namun bukan kawasan tertib lalu-lintas. Di wilayah ini, pengertian akan helm SNI mulai bergeser. Menurut Yanto, ojeker mangkal di wilayah Palmerah, Jakarta Barat, peraturan helm yang dimaksud adalah pemakaian helm full-face. Jadi, jika pengendara sudah memakai helm full-face, berarti sudah mentaati peraturan.

Boncengernya? "Ah, Pak Polisi pasti ‘nauin' (mengerti, red) kalau kita ojek. Sulit minta penumpang pakai helm full-face dari kita. Alasannya, jarak dekat dan takut rambut bermasalah karena helm dipakai ramai-ramai," alasan Yanto.

Weleh-weleh...! Yang lainnya bagaimana? Kali ini mengutip perkataan Aiptu Jarot. Menurutnya, selama helm itu masih terlihat bagus secara fisik, dianggap layak. "Kan tidak mungkin mengecek apakah ada embos SNI atau tidak. Tapi kita tau, helm yang terlihat bagus, pasti bukan helm asal-asalan," bilang Jarot.

Untuk menertibkannya, Jarot hingga kini masih pada taraf mengingatkan. "Kalau pas lagi dekat kita, ya kita panggil. Ingatkan. Kalau aturan ini memang perlu sosialisasi lebih lama," pasrah Jarot.

Namun ada satu yang membanggakan dari aturan ini. Minimal kesadaran biker akan jargon, ‘yang penting pakai helm' sudah berkurang. Helm cetok, atau helm proyek, atau helm tentara yang sekadar nemplok di kepala, tanpa pengait mulai berkurang. Semoga pengendara di jalan perumahan juga pakai helm.

KNALPOT RACING BANYAK KOK4616evaluasi4.jpg

Bicara variasi non-pabrikan, banyak yang diaplikasi tunggangan biker. Dari yang kecil, mulai dari lampu sein dan kaca spion. Hingga paling dibicarakan menyangkut aturan variasi adalah knalpot racing atau free-flow harian.

Yang ini gak usah sampai mensurvey ke Jalan Negara, Provinsi, Kabupaten atau bahkan jalan tikus. Sebab, hampir semua merata. Maksudnya, merata pelanggarannya. Habis..., motor yang berseliweran masih banyak yang menggunakan variasi non pabrikan.

Bicara lampu sein dan kaca spion variasi, banyak dalih yang diungkap pengendara pemakainya. Seperti yang diungkap Kiki Permana, mahasiswa perguruan tinggi swasta di Depok. Menurutnya, kaca spion dan sein variasi itu lebih menarik.

"Bentuknya menarik, ukurannya tidak terlalu besar. Toh kita masih bisa melihat ke belakang. Dan lampu sein masih terlihat kalau menyala," kilahnya.

Padahal, kalau mengintip lampu sein belakang seperti yang dipakai motor V-ixion, Jupiter MX 135LC, dan Ninja 150RR atau 250R, banyak yang alakadarnya. Sangat kecil dan posisinya di bawah sadel.

Dan lagi, karena letaknya tadi, pengendara di belakang jadi sulit menentukan, sebenarnya lampu yang menyala menunjukkan ke arah mana hendak berbelok.

Hal ini diungkap Jerry, produsen knalpot di wilayah Tangerang. Menurutnya, omzet penjualan hanya sempat terganggu sedikit. Tapi kini mulai normal lagi.

"Aturan itu susah ditegakkan. Biar bagaimanapun hak orang untuk menambah performa mesin motornya. Kalau hanya bicara kebisingan, tentu ada solusi agar knalpot free-flow tidak berisik. Lagipula, sulit menentukan mana yang berisik dan tidak. Toh knalpot standar yang dibobok pun akan berisik," bilang pria yang sukanya memakai celana pendek itu.

Satu lagi, pemakai knalpot racing biasanya memilih knalpot itu karena untuk membeli yang asli lebih mahal. Ini dilema! Belum lagi, jika menyangkut mata pencaharian para pengrajin dan pedagang knalpot.

Ujung-ujungnya, kepatuhan terhadap aturan ini adalah paling rendah. Untuk penertibannya, razia, jikapun ada, terhadap pemakaian variasi non pabrikan ini terkesan untuk mencirikan motor yang doyan kebut-kebutan alias balap liar.

Samuel Oktora dan Kornelis Kewa Ama

Cuaca pagi itu begitu mendung. Awan gelap menutupi Laut Sawu. Namun, tanpa diduga, kawanan paus (Physeter macrocephalus) terlihat. Para awak perahu Fato Kelesa pun segera memutar haluan menuju darat karena perahu itu bukan untuk berburu paus.

Mereka segera mengikatkan kain di ujung bambu sebagai tanda sambil berteriak baleo, baleo, ajakan berburu paus. Para lamafa (pemburu paus) yang ada di pantai pun langsung meluncur dengan peledang masing-masing, perahu khusus yang disiapkan untuk memburu paus.

Lamafa Mateus Daen Ebang yang berada di Peledang Baka Tena dengan berani mendekati salah satu paus. Perahunya berhadap-hadapan sangat dekat dengan kepala paus. Dalam posisi yang sangat berbahaya itu, dengan cepat ia menikamkan tempulingnya, bambu panjang berujung besi panjang tajam berkait, ke ketiak paus, yang merupakan titik lemahnya.

Paus melakukan perlawanan. Namun, setelah mendapat serangan dari lamafa lain dan kena empat tikaman, paus itu tak berdaya. Semburannya sudah bercampur darah. Setelah bertarung sekitar 1,5 jam, paus sepanjang 10 meter dan tinggi 1 meter lebih itu pun akhirnya benar-benar tidak berkutik.

Selanjutnya, paus diikatkan pada salah satu sisi perahu dan ditarik ke darat. Warga setempat yang menunggu di pinggir pantai bersorak. Mereka benar-benar mensyukuri tangkapan itu karena sejak digelar Misa Lefa, pemberkatan laut sebagai tanda tibanya musim melaut pada 1 Mei lalu, mereka belum mendapatkan paus buruan.

”Puji Tuhan, rupanya ini berkat yang diberikan bagi masyarakat di sini bertepatan dengan Hari Raya Pentakosta,” kata tokoh masyarakat Desa Lamalera, B, Aloysius Gneser Tapoona, Sabtu (22/5).

Mengasyikkan

Menyaksikan perburuan paus di Lamalera sungguh mengasyikkan. Selain bisa melihat betapa hebatnya nelayan di sana, kita dapat pula merasakan betapa menyatunya masyarakat dengan alam atau sesamanya.

Tak heran, Kataro Kojima, penulis Jepang yang setiap tahun mengunjungi Lamalera, sangat khawatir tradisi ini tertelan zaman seperti di negerinya. Jepang, sekitar abad XVII, juga melakukan perburuan paus secara tradisional. Namun, tradisi itu kini lenyap karena nelayan di Jepang sudah dilengkapi kapal-kapal modern.

”Lamalera milik dunia, bukan hanya milik Indonesia. Jadi, dunia pun harus menyelamatkan warisan budaya ini. Saat ini tradisi perburuan paus secara tradisional hanya ada di Indonesia dan Kanada. Jadi, kalau ingin melihat atau belajar berburu paus secara tradisional, ya ke Lamalera,” kata Kataro.

Perburuan paus di Lamalera bukan sebuah perburuan barbar untuk memenuhi naluri kebinatangan, melainkan sekadar menaklukkan makhluk yang lebih lemah tanpa batas. Tradisi Lamalera menunjukkan peradaban luhur yang sarat nilai.

Tradisi perburuan paus Lamalera diawali misa arwah yang digelar pada Jumat, 30 April, untuk memperingati arwah nelayan Lamalera yang tewas dalam perburuan paus. Sejak tahun 1970, ada sekitar 30 nelayan yang meninggal. Korban sebelumnya tidak terhitung.

Keesokan harinya, Sabtu, 1 Mei, tepat pukul 07.00 Wita, digelar Misa Lefa. Misa berlangsung di tepi Pantai Lamalera, persis di depan Kapela Santo Petrus, yang diapit 27 rumah adat. Sekitar 200 warga hadir dalam upacara itu.

Seusai Misa Lefa, perahu prasso sapang sepanjang 6 meter dan lebar tengah 1,5 meter didorong 14 pria dewasa ke laut setelah diperciki air berkat oleh Pastor Paroki Lamalera Yacobus Dawan Pr. Pelepasan prasso sapang ini membawa pesan kepada makhluk laut bahwa mereka membutuhkan hewan besar untuk barter di pasar.

Perahu pun mengarungi Laut Lamalera atau Laut Sawu. Sekitar 50 meter dari bibir pantai, layar prasso sapang dinaikkan. Tahun perburuan paus pun dimulai. Tanggal 1 Mei ditetapkan sebagai hari tahun baru nelayan Lamalera.

Menurut Pastor Dr Yan Perason Bataona SVD (67), tokoh kehormatan warga Lamalera, tradisi unik Lamalera ini sudah ada sejak 400-500 tahun silam sebelum gereja Katolik masuk.

Dalam tradisi ini semangat solidaritas terus dipupuk, misalnya melalui pembagian tangkapan. Untuk perburuan kali ini, tangkapan paus dibagikan kepada semua kampung Lamalera yang terdiri atas 1.740 jiwa (466 keluarga). Pembagiannya disesuaikan dengan peran dan strata sosial mereka. Bagian jantung paus, misalnya, untuk yang menikam paus pertama kali dan semua keluarga anggota suku pemilik perahu. ”Saya juga mendapatkan bagian tenarap (ekor) dan fadar (pangkal ekor paus),” kata Kepala Suku Bediona Abel Onekala Beding, yang juga sebagai atamola, arsitek perahu, serta pemilik Peledang Menula Belollo dan Kelulus.

Pada era global yang terbuka ini, warga Lamalera memang tidak bisa menutup diri dari arus luar. Perubahan budaya tak terelakkan. Contoh sederhana adalah cara berpakaian anak-anak remaja. Perempuan Lamalera yang biasanya mengenakan sarung, kefatek, khususnya pada upacara adat, sekarang cenderung mengenakan celana panjang dengan berbagai model.

Dalam konteks itu, mungkinkah tradisi perburuan paus ini bertahan? Menurut tokoh suku Lelaona dan Tuan Perahu Praso Sapang, Martinus Huku, saat ini hanya ada 20 perahu yang masih aktif beroperasi. Jika melihat data 466 keluarga di Lamalera, tidak sampai 5 persen penduduk masih mempertahankan perahu perburuan paus. Apakah ini indikasi mulai pudarnya tradisi tersebut?


shutterstock

Kehadiran anjing peliharaan dikabarkan menjadi salah satu alasan perceraian aktris Sandra Bullock dan suaminya, Jesse James. Konon James merasa keberatan dengan kebiasaan Bullock yang membiarkan anjing-anjing kesayangannya naik ke tempat tidur setiap malam.

Memang tak sedikit para penyayang hewan yang tidur bersama dengan hewan-hewan menggemaskan itu. Amerika Serikat merupakan salah satu negara yang penduduknya paling suka tidur bersama hewan kesayangan. Menurut survei American Pet Product Association, hampir separuh anjing peliharaan tidur di ranjang majikannya. Sekitar 62 persen anjing kecil dan 62 persen kucing tidur bersama pemiliknya.

Derek Damin, ahli alergi, asma dan imunologi, dari Louisville, menyebutkan, orang yang menderita asma dan alergi seharusnya tidak boleh tidur satu kasur bersama hewan peliharaan, bahkan di kamar seharusnya tidak ada kucing atau anjing.

"Tapi jika Anda tidak menderita alergi, tidur dengan hewan peliharaan tidak apa-apa asalkan tidak sampai mengganggu tidur Anda," kata Damin.

Menurut klinik gangguan tidur Mayo Clinic, hewan peliharaan bisa menyebabkan gangguan tidur. Hampir separuh dari pasien yang datang ke klinik tersebut adalah pemilik anjing atau kucing dan 53 persen mengatakan kucing atau anjing mereka mengganggu tidurnya.

"Ada pasien insomnia yang telah menjalani berbagai pemeriksaan untuk mengetahui penyebabnya. Ternyata penyebabnya adalah karena anjing peliharaannya selalu menggaruk-garuk sepanjang malam," kata Lisa Shives, MD, direktur medis pusat gangguan tidur.

Kehadiran hewan peliharaan di kamar juga bisa mengganggu kehidupan seks, terutama bila salah satu pasangan merasa tak nyaman berhubungan intim dengan dilihat si meong atau si guguk. "Sebaiknya bicarakan dengan pasangan dan pastikan kedua belah pihak merasa nyaman dan tidak terganggu," kata Charles Schmitz, konsultan perkawinan.

Larang sejak awal
Menyingkirkan hewan peliharaan dari kamar tidur ternyata bukan perkara mudah. Inggrid Johnson, dokter hewan, mengatakan jika Anda tidak ingin satu ranjang bersama kucing, jangan pernah izinkan kucing masuk kamar.

"Bagi kucing, seluruhnya atau tidak sama sekali. Jadi, selalu buka pintu untuknya atau sejak awal tutup," katanya. Bila kita tiba-tiba melarang si kucing naik ke tempat tidur, ia akan mulai melakukan tingkah yang mengganggu. "Bila kita mengganggu teritorinya, ia bisa jadi sangat menjengkelkan," tambahnya.

Salah satu trik untuk mengusir si kucing adalah dengan memberinya kesibukan lain untuk dilakukan, misalnya mainan, atau membuka tirai jendela agar ia bisa melihat ke luar. "Lampu-lampu jalan pada malam hari buat kucing atau anjing seperti menonton televisi secara langsung," katanya.

Bagaimana dengan anjing? Pelatih anjing terkenal Victoria Stilwell mengatakan, selama anjing kesayangan kita tidak punya masalah perilaku, boleh saja membiarkannya tidur di kasur. "Anjing hanya mau tidur dengan orang yang ia percaya," katanya. Namun jika anjing Anda memiliki tipe dominan, sebaiknya jangan biarkan ia tidur di kasur.

Pada awalnya mungkin sulit untuk melarang si meong atau guguk untuk pindah tidur, tetapi dengan kesabaran dan konsistensi mereka akan menurut. "Mungkin butuh agak lama untuk kucing mau pindah. Karena itu, sejak awal jangan dibiasakan," kata Stilwell.

DHONI SETIAWAN
Kendaraan roda dua antri mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di SPBU Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (27/5/2010). Pemerintah melalui Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) berencana mengurangi konsumsi BBM bersubsidi yakni premium untuk kendaraan bermotor roda dua dan mewajibkan mereka menggunakan BBM nonsubsidi (pertamax dan pertamax plus) mulai Agustus mendatang. KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN

Pemerintah dipastikan akan mencabut subsidi bahan bakar minyak dalam waktu dekat ini. Namun, mekanisme pencairan subsidi bagi masyarakat dan jumlahnya belum ditetapkan.

Demikian dikatakan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, seusai penyerahan bantuan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri di Sigli, Nanggroe Aceh Darussalam, Sabtu (29/5/2010).

"Ini masih dalam pembahasan. Memang jumlahnya cukup besar. Tapi, belum dipastikan mekanisme dan jumlahnya," tutur Agung.

Dia mengatakan, pemerintah masih berhitung besaran subsidi yang akan dicabut dan mekanisme pembagiannya kepada masyarakat. Mantan ketua DPR RI ini juga menyatakan, pemerintah tidak bermaksud untuk menyusahkan masyarakat dari golongan ekonomi tertentu dengan pencabutan subsidi ini.

"Pemerintah akan memberikan kompensasi-kompensasi kepada kelompok masyarakat yang terkena dampak. Terutama masyarakat miskin," tuturnya.

Agung mengatakan, pemerintah saat ini terus berupaya untuk mengurangi jumlah penduduk miskin di Indonesia, dari 14,1 persen pada tahun 2009 menjadi hanya delapan hingga 10 persen pada tahun 2014 mendatang. Diharapkan, dengan pencabutan BBM bersubsidi tersebut, target penurunan jumlah penduduk miskin di Indonesia tidak terganggu.

Mandi mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan menghilangkan kepenatan.

Mandi bukan cuma aktivitas wajib untuk membersihkan tubuh. Di balik kesegaran yang didapat, ternyata mandi juga mempunyai berbagai khasiat untuk kecantikan dan kesehatan. Menurut sebuah penelitian, mandi memiliki peranan dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah penyakit kulit. Selain itu, mandi juga mampu membangkitkan mood dan energi.

Mandi juga terdiri atas berbagai jenis, misalnya Anda tentu sudah pernah mendengar tentang mandi susu atau mandi bunga. Namun, bagaimana dengan mandi garam? Apa manfaatnya?

Garam ternyata dapat digunakan sebagai bahan pelengkap saat kita mandi. Garam yang digunakan biasanya dicampur dengan minyak atsiri atau essential oil (minyak nabati yang berwujud cairan kental dan mudah menguap pada suhu ruang sehingga memberikan aroma yang khas) yang mengandung melati, lavender, dan sebagainya. Garam mandi jenis ini banyak dijual di toko kosmetik atau peralatan spa.

Mandi garam berkhasiat untuk menghilangkan kepenatan dan mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Racun tersebut dibuang lewat pori-pori kulit dan keringat. Mandi garam adalah mandi yang biayanya paling murah dan mudah dilakukan. Namun, mandi jenis ini dilarang untuk orang yang memiliki penyakit hipertensi karena sifat garam yang bisa menaikkan tekanan darah.

Cara mandi garam.
* Taburkan dua hingga tiga sendok makan garam kristal yang telah dicampur dengan essential oil ke dalam air mandi.
* Aduk hingga garam larut dan merata.
* Berendamlah sekitar 20 menit, kemudian bilas tubuh dengan air hangat.

Penjelasan mengenai Augmented Reality pada artikel Tanah Air.

Manusia pada dasarnya suka bermain. Ahli sejarah Belanda lebih dari setengah abad yang lalu, Johan Huizinga, menyebutnya "Homo Ludens", "Man the Player". Melalui permainan terciptalah kebudayaan. Lebih dari itu, dengan menciptakan inovasi teknologi yang menghibur, tercipta pasar yang makin luas.

Dengan tesis ini, tak hanya anak kecil, orang dewasa pun senang pada permainan. Di tengah zaman yang penuh persaingan yang menuntut konsentrasi dan keseriusan yang tinggi, perkembangan teknologi tak hanya membantu menyelesaikan permasalahan rumit tetapi juga diharuskan mampu memberikan permainan.

Aplikasi realitas yang diperluas, begitu terjemahan augmented reality (AR), makin berkembang karena membuat pengguna (user) merasa asyik. Terhibur menikmati teknologi sekaligus memperoleh informasi konten yang bermanfaat, tak sekadar efek wauw (kekaguman sesaat) istilah Michael Budi, Direktur Augmented Reality and Co, di Jakarta beberapa waktu lalu.

"Apalagi, perkembangan teknologi itu tak bisa direm, yang kemarin tak mungkin sekarang mungkin. Harga netbook yang dulunya dirasa tak mungkin di bawah Rp 4 juta sekarang ini bisa lebih rendah. Teknologi akan semakin merasuk di masyarakat, kita tak bisa memprediksi perkembangan teknologi," kata Michael.

Teknologi AR dapat dikatakan merupakan lanjutan perkenalan pembaca dengan QR Code. Barkode yang berisi tambahan data, foto dan video, melalui PC dan telepon seluler. Kini pembaca Kompas dapat melihat 3D motion dan video tanpa dengan kode atau marker. Hanya dengan meletakkan foto berita di depan webcam, 3D interaktif dan video pun langsung muncul di layar komputer. Tentu hal itu dilakukan setelah mengunduh aplikasi AR yang disediakan melalui www.kompas.com/ar.

Tak mengherankan jika banyak perusahaan memakai AR untuk memperkuat branding ataupun meningkatkan pemasarannya. Sebuah produk teh celup baru-baru ini memakai AR untuk menerobos pasar segmen muda. Di sejumlah gerai, dipasang komputer PC yang sudah dilengkapi dengan webcam, calon pembeli teh celup itu dipersilakan "memainkan" bungkus teh celup itu, lantas muncul video gambar 3D di layar monitor.

Banyak contoh menunjukkan, aplikasi AR juga dapat memberikan penjelasan yang kadang susah diperoleh dalam realitas yang sebenarnya. Seperti yang dialami Kompas meliput tradisi berburu paus di Lamalera, Nusa Tenggara Timur.

Sekitar bulan Mei, masyarakat desa di Lamalera mengadakan upacara berburu paus yang sudah dilakukan turun-temurun sejak puluhan tahun. Kapal dengan penumpang nelayan yang siap memburu paus sebelumnya diberkati dengan misa yang dipimpin pastor setempat.

Selanjutnya, kapal pun meluncur ke tengah laut. Dua wartawan Kompas yang mengikuti kapal selama 10 hari masih belum mendapatkan paus. Ketika paus muncul pada minggu keempat, ternyata pas wartawan tidak bisa ikut.

Dengan teknologi AR, pembaca dapat diberi penjelasan animasi 3D bagaimana penangkapan paus di laut yang digabung dengan video upacara misa peluncuran kapal nelayan seperti yang bisa dilihat dalam tulisan Tanah Air (Kompas, 29/5/2010).

Penggabungan

Ronald T Azuma, peneliti AR, menjelaskan, AR sejatinya variasi lain dari realitas virtual. Teknologi realitas virtual membenamkan pengguna secara total pada lingkungan sintetis. Ketika masuk dalam dunia buatan itu, kita tidak dapat mengenali lingkungan nyata di sekitarnya.

Aplikasi AR yang awalnya dipakai untuk pembuatan pesawat Boeing tahun 1950-an ini justru sebaliknya. Ia tidak memisahkan yang nyata dengan virtual, malahan yang terjadi adalah penggabungan di antara keduanya pada ruang yang sama.

Survei Azuma atas pemakaian AR menunjukkan 3 hal yang menjadi ciri khususnya: AR menggabungkan antara realitas senyatanya dan virtual bersifat interaktif saat itu juga dan memakai gambar tiga dimensi.

Pemakaian aplikasi makin meluas karena banyak sekali kegunaannya, selain sebagai permainan yang mengasyikkan. Di situs YouTube, kita bisa menyaksikan demo perbaikan mobil BMW memakai teknologi AR.

Melalui kacamata khusus, pemilik BMW dapat memperbaiki kerusakan radiator tanpa harus ke bengkel. Video cara memperbaiki mobil itu setahap demi setahap memberikan petunjuk alat dan bagaimana cara memasang komponen kipas angin dengan menggabungkan gambar 3D dan video nyata mesin BMW.

Di Jepang dalam situs web tobi.com, sebuah perusahaan bisnis pakaian menawarkan terobosan pemasaran baru. Sebagai pembuat pakaian yang memakai jasa internet untuk menjual produknya, tentu saja mereka kesulitan jika harus menyediakan fitting room.

Perusahaan itu lantas memakai teknologi AR, calon pembeli di mana pun tak perlu masuk ke kamar ganti untuk mencoba pakaian yang hendak dibelinya. Cukup satu dua klik di komputer, mereka bisa mengepaskan pakaian yang diminati.

Di Belanda, telepon seluler yang telah mengunduh aplikasi AR bernama Layar akan dapat "menembak" bangunan atau restoran untuk mengetahui informasi tentang harga dan menu yang mereka suka.

Namun, kata Michael, untuk AR yang dipakai sekarang ini di Indonesia agak berbeda dengan Belanda. "Saat ini telepon seluler belum bisa dipakai untuk AR, mungkin menunggu sampai tahun depan setelah perangkat lunak dan chip processor makin murah," ujarnya.

Gordon Murray, pria di belakang layar McLaren F1 dan pernah bergabung di tim F1 Brabham, memperkenalkan proyek terbarunya, city car listrik T27. Kendaraan ini dipromosikan sebagai mobil listrik sangat efisien di dunia.

Proyek dimulai 16 bulan lalu yang 50 persen anggarannya ditanggung Pemerintah Inggris bidang strategi teknologi. Prototipenya baru bisa diluncurkan 2011.

City car, kelaknya berbentuk multi purpose vehicle (MPV) dengan enam layout interior yang berbeda, dirancang ulang oleh perusahaan desain milik Murray di Inggris. Mereka kerja sama dengan Zytek Automotive.

Dari segi dimensi, panjangnya 2,5 meter, lebar 1,3 meter dan tinggi 1,6 meter. Sementara wheelbase 1,78 meter dengan bobot kendaraan 680 kg (sudah termasuk baterai).

Untuk tenaga penggerak akan menggunakan motor listrik 25 kW (34 HP) dan baterai lithium-ion 12 kWh. Akselerasi 0-100 km/jam dicapai 15 detik. Daya tempuh dengan sekali isi bisa mencapai jarak 125-160 km.

Dalam pernyataannya, Murray menyebutkan kalau T.27 ini hampir mirip dengan T.25 city car. Kedua kendaraan urban ini dijadwalkan menggunakan tenaga insinyur dari iStrem manufacturing system, yang mana secara signifikan bisa menekan investasi.

WORLDCARFANS
Tom Green mengendarai CR-Z ke Portugal kiri. Tom Green bersama personil Metallica

Honda mobil coba mewujudkan impian seorang pemuda bernama Tom Green bertemu idolanya grup band Metallica yang lagi konser di Lisbon, Portugal. Langka Honda itu merupakan wujud nyata dari situs sosial milik Honda bertajuk "Live Every Litre Documentary".

Pihak Honda menyatakan, pemuda berusia 24 tahun dan berprofesi sebagai konsultan lingkungan ini berhasil dipilih dari ribuan impian inspiratif yang masuk ke program tersebut. Dalam aplikasinya, Tom menggambarkan antusiasme dan determinasi tinggi dalam mewujudkan impiannya. Untuk itu, Tom akan ikut bagian dari film dokumenter yang menggambarkan perwujudan impiannya.

Setelah terpilih, Tom diberikan kewenangan oleh Honda yang menyodorkan CR-Z hybrid untuk didesain grafiti. Ia minta bantuan artis Diego menggambarkan lambang grup musik keras itu berupa tenggorak di atas kap mesin.

Mobil ini, lalu dikemudikan sendiri ke konser Metalica di Portugal. Setelah impiannya terwujud, seperti dilansir worldcarfans.com (28/5/2010), Tom berkata, "Wow, nggak bisa dipercaya. Bisa ketemu langsung Metallica di belakang panggung sebelum konser. Ini akan menjadi pengalaman tak terlupakan dalam hidup saya. Bahkan lebih keren lagi, semua impian ini dibuat film dokumenternya. Jadi saya bisa bolak-balik mengenangnya terus."

Pentas Tari Hip Hop
Transe
Produksi : Wanted Posse
Graha Bhakti Budaya,
2 Juni 2010, pkl. 20.00 wib
HTM : Rp. 75.000,- & Rp. 50.000,-

SEBEBAS ANGIN. Percampuran genre dan budaya, dengan sumber inspirasi yang beraneka ragam dan tiada habisnya, hip hop itu kaya, kompleks dan gestur Wanted Posse melipatgandakan keseluruhannya.

Berdiri di awal tahun 1990-an, grup yang sedang menjalankan program residensi di La Scéne Nationale Evry ini L’Agora ini, mula-mula berkiprah dalam kompetisi-kompetisi breakdance dan berhasil meraih berbagai penghargaan. Bahkan pada tahun 2001, Wanted Posse menjadi grup asal Perancis pertama yang menyandang gelar juara dunia battle dalam ‘Battle of the Year’ di Jerman. Disamping itu, dan bertolak pada motto mereka ‘individualitas demi kepentingan kelompok’, kita bisa lihat keterlibatan para anggota Wanted Posse dalam banyak karya, terutama milik Bianca Li dan Kamel Ouali dalam komedi musikal ‘Les dix commandements’, serta membarengi para bintang seperti Madonna, Robbie Williams dan Kéry James.

Dari tahun ke tahun, kelompok kecil yang berasal dari Paris timur ini telah menjadi sebuah keluarga, sebuah grup, sebuah rombongan, suatu gaya, suatu konsep, suatu gestur. Suatu identitas asli….

Direktur Artistik : Ousmane Sy dan Njagui Hagbé – Penanggung Jawab Kelompok : Guy Weladji –
Tata Panggung : Coline Serrau – Penari : Soria Rem, Njagui Hagbé, Lumengo Hughes, Ibrahim Njoya,
Kim Masellu, Ousmane Sy, Abdouramane Diarra, Junior Bossilla, Arthur Grandjen Tata Cahaya : Patrick Clitus –
Co-Produksi : Théâtre de Corbeil Essone, Initiatives d’Artistes en Danses Urbaines, Perc de la Villette, Fondation de France

Acara ini terselenggara atas kerjasama antara PKJ – Taman Ismail Marzuki dan Pusat Kebudayaan Perancis

Pameran Tunggal Lukisan XII
Dwijo Sukatmo
Galeri Cipta II, 3 – 11 Juni 2010
Pkl. 10.00 wib – 21.00 wib
Gratis dan Untuk Umum

Dwijo Sukatmo, sang pelukis memang bisa memperbanyak sosok-sosok objeknya dalam hal ini kuda. Lalu memecah dan membelah–belahnya dalam potongan-potongan, kemudian menumpangtindihkannya. Dari sini terciptalah bidang-bidang, yang kemudian dia isi dengan kombinasi warna-warna yang kuat dan terang. Serta warna-warna yang lembut dan gelap yang kaya akan nuansa. Maka kanvas-kanvasnya pun hadir seperti dinamika pola yang tanpa akhir. Bentuk berjejer atau overlapping membuat tata warna yang begitu kaya dan menyala. Warna-warna pesisir yang meriah, kosmopolit dan modern. Semua itu seperti membawa kita bergerak, tak putus-putusnya.

Resital Piano
Teguh Sukaryo
Teater Kecil, 11 Juni 2010, Pkl. 20.00 wib
HTM : Rp. 50.00,-

Dilahirkan dan dibesarkan di Purwokerto, Jawa Tengah. Karena kecintaannya akan musik, dipadu dengan semangat, kejujuran dan kerendahan hatinya, membuat Teguh Sukaryo pentas ke Amerika Serikat Eropa dan Australia. Dengan misi yang menyentuh hati, lembut dan peduli sebagaimana mimpinya ‘Dunia yang harmonis, damai, cinta dan penuh sukacita’. Sambil bekerja memenuhi misinya melalui musik dan kritik membangun yang terus-menerus. Pada pementasannya kali ini, Teguh Sukaryo akan membawakan karya-karya dari Federico Mompou, Robert Schumann dan Claude Debussy.

Pentas tari Ballet
Enchanted Night with Ade Rayanti
Produksi : Ade Rayanti School of Ballet
Graha Bhakti Budaya, 12 Juni 2010, Pkl. 19.00 wib
HTM : Rp. 100.000,-

Sekolah Ballet Ade Rayanti mengajak anda sekalian menikmati suguhan tari Classical Ballet, Jazz Ballet dan Flamenco (tarian asal Spanyol) dalam Enchanted Night with Ade Rayanti, yang akan menampilkan :
• Except from Sylvia (Les Chasseresses & Pas de Deux)
• Spring Water Pas de Deux
• Symphony in C part 3
• La Vivandiere – Pas de Six
• Flamenco (Alegrias, Sacramonte, Farucca & Zapotedo)
• Jazz Ballet (Present is a Gift & Complicated Love)
• Kids Ballet (Morning dance, Waltz, Solitude & Les Petites Rouges)

Acara ini terselenggara atas kerjasama antara PKJ – Taman Ismail Marzuki dan Ade Rayanti School of Ballet


The 10th Indonesian Dance Festival : Jakarta International Performing Arts
Powering the Future
Graha Bhakti Budaya, Galeri Cipta III dan Teater Luwes IKJ, 14 – 17 Juni 2010

Dicetuskan pertama kali oleh para pengajar Institut Kesenian Jakarta, Dr. Sal Murgiyanto, Sardono W. Kusumo, Maria darmaningsih, Nungki Kusumastuti, Ina M. Suryadewi, Tom Ibnur, Dedi Luthan dan Farida Oetojo pada tahun 1992. Bertujuan selain sebagai ajang pertemuan koreografer maupun penari dari dalam maupun luar negeri dengan orientasi artistik dan budaya yang berbeda, dan sarana pendorong aktifitas dan kreatifitas senima berkerja sama lintas negara, juga ajang dialog dan kolaborasi antara koreografer Indonesia dan luar negeri. Indonesian Dance Festival yang biasa disingkat dengan IDF telah melahirkan banyak koreografer muda yang kini telah menjadi koreografer terkemuka baik didalam maupun diluar negeri, semisal ; Martinus Miroto, Boi G. Sakti, Eko Supriyanto dan Mugiyono Kasido.

Karena konsistensinya dan eksistensinya, IDF dianggap telah membawa nama Indonesia didunia internasional dibidang seni tari kontemporer, maka pada tahun 2008, IDF dikukuhkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo menjadi festival tari resmi Jakarta, sehingga IDF kini bernama Indonesian dance Festival : Jakarta International Arts Festival. Memasuki tahun ke-18 dan putaran ke-10, IDF kali ini bertema ‘Powering the Future’ yang menunjukan komitmen penyelenggara agar festival ini tetap terlaksana dan dilatar belakangi oleh kesadaran bahwa IDF harus selalu melakukan introspeksi pada peran dan sumbangannya pada dunia tari Indonesia.

The 10th IDF kali ini akan menampilkan : Muslimin Bagus Pranowo (Indonesia), Asri Meri Widowati (IKJ Dance Company/Indonesia), Siti Ajeng Soelaiman, Andara Firman Moeis, Fitry Setyaningsih (Indonesia), Eko Supriyanto (Indonesia), Jecko Siompo (Indonesia), Kim Jae Duck Project 9Kore Selatan), Contact Gonzo (Jepang), Meg Stuart & Philipp Gehmacher (Jerman), Taipei Cross Over Dance Company (Taiwan), Taipei University of the Arts (Taiwan) dan Vincet Mantsoe (Afrika Selatan)

Acara ini terselanggara atas kerjasama antara PKJ - Taman Ismail Marzuki, Institut Kesenian Jakarta dan Pemprov DKI Jakarta.

Pentas tari Ballet
Cinderella
Produksi : Ballet Sumber Cipta
Pimpinan : Farida Oetoyo
Koreografi : Jurgen Otte (Belanda)
Musik : Sergei Profokiev
Graha Bhakti Budaya,
26 Juni 2010, pkl. 16.00 wib
27 Juni 2010, pkl. 11.00 wib & 16.00 wib
HTM : Rp. 100.000,- & Rp. 50.000,-

Sebuah tontonan untuk keluarga yang mengisahkan tentang seorang gadis bernama Cinderella. Ia hidup bersama ayahnya, ibu tiri dan kedua saudara tirinya. Cinderella diperlakukan sangat buruk dan dipaksa bekerja siang-malam melayani ibu tiri dan saudara tirinya

Penari Utama : Adella Fauzi, Anindya Febrina, Ann Bella Yo, Olive Avena Halim, Sita Kristiana, Sekararum Nirmala, Hilmi, Marich Prakoso, Siko Setyanto dan puluhan penari lainnya.

Acara ini terselanggara atas kerjasama antara PKJ - Taman Ismail Marzuki dan Ballet Sumber Cipta.

Membaca buku berjudul Titik-titik Kisar di Perjalananku; Autobiografi Ahmad Syafii Maarif ini kita serasa sedang diajak berselancar mengarungi samudera makna, berliku, dramatik, menyedihkan, menegangkan, tetapi penuh nilai dan sarat dengan pelajaran. Buku ini merekam perjalanan insan Minangkabau, putra bangsa, dan intelektual Muslim kenamaan Indonesia. Ia adalah Buya Syafii—panggilan akrab Ahmad Syafii Maarif.

Ahmad Syafii Maarif dilahirkan di Sumbar Kudus, Sumatera Barat, pada 31 Mei 1935. Ia terlahir sebagai anak biasa yang kemudian merangkak mengikuti arah retak tangan dan terlibat dalam pusaran waktu yang cukup panjang dan berliku. Syafii kecil tak memiliki cita-cita tinggi karena alam Sumpur Kudus yang sempit dan terpencil membuat alam bawah sadarnya tak memiliki angan-angan besar dan aneh-aneh. Ia seperti anak biasa yang suka menjala, memancing ikan, mengadu sapi dan ayam, mandi di sungai, dan sebagainya. Bahkan tikar kasar adalah sahabat sejatinya tatkala tidur.

Syafii kecil tumbuh dan berkembang di tanah Minang yang sarat dengan kekhasan budaya dan makna filosofi. Salah satu filosofi yang akrab melekat pada anak-anak Minang itu berbunyi: “alam terkembang jadi guru”. Secara filosofis, orang Minang seharusnya tidak saja jadi perantau, tetapi juga tampil sebagai warga dunia dengan wawasan universal (hal.67).

Dalam perspektif ini, si Minang yang ciut nyalinya memasuki kultur lain yang asing sifatnya, tidak saja terkurung dalam kategori pengecut, tetapi memang tidak paham filosofi dasar Minangkabau yang sering dituturkan kaum adat pada upacara-upacara tertentu. Sebab, jika filosofi Minang ini dipahami secara benar dan dalam, akan melahirkan spirit reflektif untuk selalu maju, berkembang, dan suka dengan segala tantangan.

Dari catatan sejarah, misalnya, filosofi tersebut tengah menjadikan manusia-manusia Minangkabau memiliki karakteristik yang khas, demokratik, pembenari, dan egalitarian. Tengok saja sosok seperti Tan Malaka yang pernah tampil sebagai salah seorang tokoh Komintren (Komunis Internasional), tentu diilhami oleh doktrin “alam terkembang jadi guru”. Begitu juga tokoh-tokoh seperti Hamka, Agus Salim, Hatta, Natsir, Sjahrir, Bahder Djohan, Assaat, Halim, Sjabilal Rasjad, dan Isa Ansyary. Mereka semua adalah Minang belaka, tetapi jadi “orang” setelah bergumul dengan kultur lain di rantau.

Setidaknya terdapat tiga titik kisar yang menjadi aras menggeliatnya perjalanan pemikiran Buya Syafii. Titik kisar pertama dimulai ketika ia mengenyam pendidikan di Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah di Balai Tengah, Lintau. Di sinilah kali pertama konstruksi imajiner Buya Syafii mulai terbagun. Ia sudah berani berpidato di depan publik dan mengisi ceramah di kampung-kampung. Pun getol dalam berdebat.

Sementara titik kisar kedua terjadi ketika ia meneruskan pelajaran ke Madrasah Mu’allimin Yogyakarta. Di sini wawasannya semakin luas, tetapi naluri sebagai seorang “fundamentalis” belum berubah, jika bukan semakin menguat. Bahkan sampai belajar sejarah pada Universitas Ohio di Athens AS, paham agamanya belum mengalami perubahan.

Virus pencerahan yang memasuki titik kisar ketiga hadir ketika beliau singgah di ligkungan kampus Universitas Chicago. Di sini kebangkitan intelektual dan spiritualnya semakin meningkat. Ini adalah titik kisar ketiga dalam pemikiran keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan. Fazlur Rahman adalah sosok yang sangat membantu Buya Syafii dalam mengembangkan pemikirannya. Kekayaan khazanah Islam klasik dan modern dengan al-Qur’an tengah membuat titik kisar terakhir di perjalanan Buya Syafii.

Buku ini menarik sekali untuk dibaca. Pertautan insan Minang yang penuh dengan lika-liku kehidupan serasa membuat kita senang membacanya. Bukan hanya perantauan lahiriah yang ditampilkan dalam buku ini, tetapi lebih kepada perantauan intelektual, spiritual, dan kemanusiaan. Buya Syafii berusaha menembus sekat-sekat di antara umat manusia, merengkuh semua golongan untuk bersama mewujudkan nilai pluralisme, kebersamaan, dan semangat saling menghormati.

Peresensi adalah Ali Rif’an, pengelola Rumah Pustaka FLP Ciputat.

google.com
ilustrasi

Arung Wardana
KAU BUNUH MAUTKU DENGAN KATA
Yang tercinta

Kau bunuh mautku dengan kata
kau tikam aku dengan hati-hati
kau tusuk aku dengan pelan-pelan
dari kelopak matamu
dari bibir mungilmu
ataupun dari suara isak tangismu
belum sempat kupahami mana yang bermakna maut
dan mana yang bermakna kata

Barangkali aku salah tanam sebuah pohon kaktus
di samping rumah
durinya menusuk seperti membunuh mautku
atau barangkali aku tanam setangkai mawar
di depan rumah
baunya menikam aku seperti kata
yang tak sempat kau ucapkan
atau barangkali aku tak perlu menanam apapun
biar duri maupun baunya tak melukai aku
tapi aku mati dengan pelan dan hati-hati
seperti api yang terpadam halus dengan baranya
yang menyala di belakang rumah
kemudian aku simak sebuah perbandingan
dengan membunuh kan terbunuh
dengan menikam kan tertikam
dengan menusuk kan tertusuk
dengan membakar kan terbakar
antara kayu yang terbakar
dengan pohon kaktus yang tertanam
ataupun setangkai mawar yang terpasung
siapakah yang paling kau cintai
dia
dia
dia
atau tak sama sekali
atau bukan siapa-siapa
atau barangkali kucabut saja pohon kaktus itu
maupun setangkai mawar
biar di halaman depan dan samping rumah
tampak kering kerontang dan dengan gampang
matahari memanggang tubuhku sehingga kian terbakarlah aku
tanpa sebuah bara sehingga tak da lagi
belakang rumah
samping rumah
depan rumah
dan kian tertusuklah aku
tanpa sebuah duri
dan kian hilanglah
sebuah upacara menanam pohon kaktus bersama
menanam setangkai mawar bersama
minum teh bersama sembari menjemput maut

lalu
tikamlah
bunuhlah
tusuklah
bakarlah

semua kata yang tak sempat kau ucapkan
melalui
api
duri
mawar
atau lewat keningmu yang sempat aku tuliskan kata

Maut

Aku mencintai kataku
Dari segenap penjuru aku bakar rumahku
sehingga tampak mata
yang terlihat
bibir mungil
yang tercium
kening yang tertulis
kata
Maut saling mencintai sesama maut
dan tak mau lepas untuk memeluknya

Maka bunuhlah mautku dengan bara
Bukan dengan kata

Karena ku masih melihat bara yang tersisa
Bukan kata

Jakarta, Desember 2009

Arung Wardana
BERLARI KECIL MEMASUKI BATANG-BATANG POHON

Berlari kecil memasuki
batang – batang pohon
bersembunyi dari gonggongan dan aungan
maupun seberkas cahaya yang menembut kulitnya
gigi meruncing
menggigit urat daun
memakannya
menyeka air
mencari kejujuran
mencari kesetiaan
mencari kasih sayang
demi sang waktu
dan satu hari untuk menyusun sajaknya
dari letihnya kemudian melihat dengan tatapan lembutnya
kemudian meraba kulit halusnya
dan jangan kau kau katakan kalau menjaganya
memeliharanya
dan jangan kau buat dia berlari kecil
menuyusuri bukit
sementara tak tahu bukit yang mana
atau sebuah pegunungan
pegunungan yang mana
atau
atau
menyusuri jembatan kayu
atau biarkan saja dia berlari
dan jangan hadang
karena banyak lalu lalang itu
mencegatnya
ketakutan jatuh
padahal hatinya lebih lembut
ketimbang lalu lalang itu
biarkan saja dia berlari kecil
mencari batang-batang pohon itu
atau mengendus-endus baunya daun
tapi barang kali tahu
tahu apa namanya daun itu
biarkan berlari terus menyusurinya
heiiiiii
jangan sentuh dan jangan kau jadikan larinya sebagai simbolik saja
karena dia bukan metafora atau hiperbola yang pantas di perbandingkan
dia bukan sebuah perumpamaan tapi kau lihat saja kulitnya
kau lihat saja ringkihannya ketika lelah berlari
kulitnya adalah kulit sebuah peradaban
bukan sebuah kulit yang bertaring
dan menggonggong
serta mengaung keras
memecahkan telinga
atau biarkan saja waktu itu tak berlari kecil
namun berlari cepat mengalahkan kecepatan angin

Diam dengan lelahnya
cintai dia dengan mata hatimu

Di satu titik penjuru
Menghadap sebuah arah

Barat
Timur
Barat
Barat
Barat

Jangan kau ajarkan dari larinya tentang arah

Ajari saja tentang cinta kepada Tuhannya

bukanlah kita yang sedang belajar mengenal Tuhan

Jakarta, Desember 2009

Arung Wardana
MALAIKAT KECILKU IZINKAN AKU
Yang terlahir menuju surga

Duduk berdua
menghitung bintang
dan membelah matahari
maupun bulan
kemudian berusaha mengenal penkhutbah
Izinkan aku
mengguyur tubuhku
dengan hujan
di atas bak mandi
di bawah langit
berwarna merah saga
aku melihat dari sisi
jendela
malaikat kecil
mengibarkan sayapnya
yang panjang di atas ayunan
yang sudah tersiapkan
atau sebuah puluhan tahun
atau beberapa detik saja
yang berkumpul menunggunya
di dalam lemari akan menceritakan banyak hal
soal tinta dan catatan hitam
baik berasal dari pensil berwarna putih
cokelat
merah
dan hijau
ataupun
ribuan kepala berlomba-lomba
akan mencoba saling mengenal
kau sudah seharusnya mengenal itu sayang
karena kau kan coba merayu
dan menangis pilu
di antara waktu tuk sembahyang
lima
bulan
lalu
di antara
kubacakan sebuah kitab mahabrata
hingga terlelap kau sayang
malaikat kecilku saking percayanya
kau bolak balik kitab itu
karena kau kan membaca dari hatimu
kemudian berlompat-lompatan
memanggil banyak nama
kau sebut saja
Jibiril temanku
Pintalah sebuah wahyu
Mikail saudaraku
taruhlah di sebuah pelataran segenggam emas
Isro’il sahabat karibku
jangan pertemukan aku sebelum di ma’afkannya
Isrofil teman hatiku
tiuplah sangkalala
menjauh dari ubunnya
Munkar Nakir saudara sepupuku
jagalah tubuhku sama hal
seperti dia yang baru saja di kirimkan
Rokib sudara jauhku
catatlah aku tentang restunya
Atid pamanku
hapuslah semua catatam hitamku
jika di lihatnya dengan senyuman
Malik ayahku
jadikanlah api sebagai penyejukku
Ridwan bapakku
turunkanlah tujuh bidadari menggosok dakiku

Malaikat kecilu izinkan aku menyentuhmu sekali saja

Jakarta, Desember 2009

Pemain Spanyol, Fernando Llorente (kiri) berebut bola dengan pemain Arab Saudi, Ahmen Ibrahim Ateef, dalam duel pemanasan jelang Piala Dunia di Stadion Trivoli, Inssbruck, Austria, Sabtu (29/5/2010).
Perlu waktu lebih dari 90 menit bagi Spanyol untuk menaklukkan Arab Saudi dalam duel pemanasan Piala Dunia di Stadion Trivoli, Inssbruck, Austria, Sabtu (29/5/2010). Spanyol akhirnya menang tipis 3-2 berkat gol penentu Fernando Llorente pada injury time. Sundulan Llorente menembus gawang lawan setelah kiper Walid Abdullah Ali salah mengantisipasi sepak pojok. Gol itu sekaligus menyelamatkan muka tim "Matador" yang bermain lamban sejak menit awal.


"La Furia Roja" bahkan tertinggal lebih dulu sejak menit ke-16 ketika tandukan Osama Hawsawi berhasil mengoyak gawang Iker Casillas. Beberapa menit sebelumnya, Sultun Al-Numare mengancam gawang Spanyol meski akhirnya tendangan jarak dekatnya melebar.

Spanyol baru menemukan ritme permainan yang pas setelah menit ke-20. Kali ini Casillas dan kawan-kawan mendikte musuhnya hingga berbalik unggul 2-1. Dua gol Spanyol masing-masing dibuat oleh David Villa melalui sundulan di menit ke-37 dan tendangan jarak jauh Xabi Alonso usai mendapat umpan hasil kerja sama Andres Iniesta dan Xavi Hernandez.

Pelatih Spanyol, Coach Vincente del Bosque kemudian melakukan empat pergantian pemain. Spanyol tetap dominan, tapi malah kebobolan lagi di menit ke-74. Mohammed Al-Sahlawi baru masuk ke lapangan 10 menit sebelumnya, tapi sukses mengecoh Casillas setelah tendangannya berbelok mengenai lawan.

Spanyol akan bermain lawan Korea Selatan pada duel uji coba selanjutnya di Innsbruck, Kamis (3/5/2010). Di Piala Dunia, Spanyol akan berhadapan dengan Swiss, Honduras, dan Cile di penyisihan Grup H

Susunan pemain:
Spanyol: Iker Casillas, Sergio Ramos (Carlos Marchena, 61), Gerard Pique, Carles Puyol (Joan Capdevilla, 61), Alvaro Arbeloa, Sergio Busquets, Xabi Alonso (Javi Martinez, 75), Xavi Hernandez, Andres Iniesta (Jesus Navas, 61), David Silva (Fernando Llorente, 70).
Arab Saudi: Waleed Abdullah, Naif Hazazi (Mohammed Al-Sahlawi, 65), Ahmed Al-Fraidi (Yahea Al-Sheri, 61), Abdullah Shuhail, Osama Hawsawi, Sultan Al-Numare (Ahmed Al-Rhisani, 86), Mishaal Al Saeed (Hasan Khirat, 89), Saud Ali Khariri, Kamil Al Mousa, Abdoh Autef (Asiri, 69), Ahmed Ateef (Abdullah Al-Ghannam, 84).


Wu Jingzhou, suami Cheng, membawa putri kembarnya.

Seorang pensiunan 60 tahun menjadi perempuan tertua di China yang pernah melahirkan. Perempuan tua itu melahirkan bayi kembar setelah hamil melalui proses fertilisasi in-vitro.

Harian China Daily, Kamis (27/5), melaporkan, perempuan itu, yang diidentifikasi dengan nama samaran Cheng, melahirkan dua bayi perempuan prematur Selasa di Hefei, ibukota Provinsi Anhui. Dilaporkan, kedua bayi itu lahir pada usia kehamilan 34 minggu setelah perempuan itu dibuahi demi meringankan rasa sedihnya akibat kematian putrinya yang berusia 28 tahun, Tingting. Putrinya itu tewas dalam insiden keracunan gas awal tahun lalu bersama suaminya.

"Tangisan mereka menyerupai mendiang putri saya," katanya setelah si kembar lahir melalui operasi caesar. "Anak-anak perempuan ini memberi saya dan suami keberanian untuk hidup. Terlepas dari kenyataan bahwa kami sudah tua, kami memiliki kepercayaan diri untuk membesarkan mereka."

Setelah kematian Tingting, teman dan kerabatnya mendesak perempuan itu untuk punya bayi lagi dan dia memutuskan untuk mencoba fertilisasi in-vitro. Laporan tersebut menyebutkan, suaminya awalnya menentang gagasan itu tapi akhirnya setuju, meski dengan enggan.

Mereka lalu pergi ke Beijing, Mei lalu, untuk bertemu para ahli ginekologi. Para ahli umumnya menyatakan, kemungkinan dia untuk hamil sangat tipis.

Ketika kembali ke Hefei, Cheng mulai meminum obat dan melakukan suntikan setiap hari, kemudian menjadi hamil setelah melalui prosedur fertilisasi in-vitro pada Oktober lalu. Laporan tersebut menambahkan, kedua gadis mungil itu dalam kondisi stabil di dalam inkubator.

Ada sejumlah laporan baru-baru ini tentang perempuan yang memiliki bayi dalam usia senja berkat bantuan kemajuan teknologi reproduksi. Dua perempuan India diyakini menjadi ibu tertua di dunia pada tahun 2008 setelah keduanya melahirkan pada usia 70 melalui fertilisasi in-vitro.

Bicara di telepon genggam di tengah kerumunan teman Sebaiknya permisi dan bicara di tempat yang lebih sepi.

Telepon genggam Anda seakan seperti menempel pada tangan Anda. Tak pernah bisa lepas dari keseharian. Saat sekarang ini, sepertinya sulit untuk bisa terlepas dari ponsel. Memang, telepon seluler adalah alat yang sangat baik untuk mendorong produktivitas personal. Alat kecil yang bisa menghubungkan Anda dengan orang lain yang berada di tempat nun jauh. Tak hanya lewat suara, tapi juga lewat teks dan gambar. Penggunaan telepon selular yang efektif bisa menambah kegunaan bisnis, namun kebiasaan yang salah justru bisa menjadi jebakan. Ikuti 6 aturan dasar berikutini dan Anda akan bisa menikmati manfaat teknologi sambil menghindari lubangnya:

Aturan 1: Kontrol telepon Anda
Jangan menjadi orang yang kompulsif dengan menjawab setiap telepon yang masuk setiap waktu, dan di mana pun. Nonaktifkan atau buat dalam profil sunyi ketika Anda sedang menjalani waktu berkualitas dengan orang terdekat agar bisa terus menjaga keseimbangan kehidupan personal. Gunakan voice mail jika memang perlu, dan telepon kembali telepon yang terlewat tersebut dalam waktu yang lebih tepat.

Aturan 2: Fokus pada pelanggan yang datang secara personal

Ketika Anda sedang bersama pelanggan, kolega, atau bahkan teman, berikanlah perhatian penuh kepada mereka. Hindari menjawab telepon atau pesan-pesan Twitter saat sedang bersama mereka. Jangan biarkan presentasi Anda kepada pelanggan terhenti hanya karena ada telepon masuk ke dalam ponsel Anda. Ingatlah, orang yang sedang bertatap muka dengan Anda adalah pelanggan penting saat itu. Jika Anda membiarkan terjadi interupsi, akan mengirimkan pesan yang salah kepadanya. Matikan telepon dan dengar baik-baik orang yang berada di seberang meja Anda.

Aturan 3: Rapat bisnis
Jangan biarkan ada telepon yang mengganggu merusak rapat Anda. Jika rapat itu penting untuk masuk ke dalam jadwal Anda, berarti sudah pasti orang yang datang juga adalah orang-orang yang penting. Interupsi bisa merusak aliran rapat yang produktif, membuang waktu, dan membuat orang yang ada dalam rapat kehilangan konsentrasinya.

Aturan 4: Kontrol biaya
Bahkan perencanaan waktu menelepon pun bisa membuat Anda boros keuangan. Saat ini sudah banyak promo-promo gratis menelepon di jam-jam tertentu. Cobalah untuk menargetkan waktu menelepon Anda. Tak perlu harus menggunakan penawaran telepon tersebut hanya karena memang ada penawaran. Jika memang ada yang harus didiskusikan, tak masalah untuk menelepon jika memang bisa. Jika Anda menggunakan jam gratis, bukan berarti menelepon di jam segitu akan cukup produktif bagi orang yang menerima telepon. Hindari penggunaan telepon yang tak penting.

Aturan 5: Lakukan satu per satu
Jangan mencoba melakukan banyak hal sambil menelepon, apalagi sambil menyetir. Ketika Anda menelepon sambil menyetir, Anda tak memberikan perhatian penuh kepada orang yang menelepon Anda, siapa pun itu. Bayangkan Anda sedang menelepon lalu tiba-tiba ada motor yang menerobos jalan Anda, tidakkah refleks Anda akan berkurang karena tidak fokus?

Aturan 6: Buat sepribadi mungkin
Ketika Anda menerima telepon di tempat umum, semua orang dalam jarak yang cukup untuk mendengar akan mencoba mendengarkan perkataan Anda. Lebih parahnya, beberapa pengguna telepon merasa mereka harus berteriak agar orang yang di ujung telepon sana bisa mendengarnya. Bagaimana pun, bicara di telepon genggam dengan nada suara yang tinggi saat berada di tempat publik, seperti di bus, restoran, bioskop, dan lainnya. Jika Anda memang harus menerima telepon penting di tempat umum, minta izin ke orang yang sedang bersama Anda, dan pergilah ke lokasi yang lebih sepi.

Bagaimana menurut Anda? Ada lagi aturan yang patut diketahui orang lain seputar penggunaan telepon genggam?


Peta konflik pakistan

Taliban yang bersenjatakan roket dan granat membunuh seorang sesepuh suku pro-pemerintah Pakistan, Kamis (27/5), sebelum meledakkan rumahnya. Istri dan putranya juga ikut dibunuh.

Pembunuhan menjelang fajar itu menggarisbawahi ancaman kelompok militan di daerah suku Bajaur, Pakistan, sejak militer memperluas operasi tempur ke Waziristan Selatan dan distrik Orakzai, dimana 23 gerilyawan tewas dalam serangan tengah malam, Rabu. Serangan Taliban itu terjadi di desa Asghar, sekitar 40 kilometer sebelah barat laut Khar, kota utama di Bajaur, yang berbatasan dengan Afghanistan.

"Malik tur Mulla, istrinya dan seorang putranya tewas dalam serangan itu, sementara seorang wanita cedera," kata Irshad Khan, seorang pejabat pemerintah daerah, kepada AFP melalui telepon. Putranya berusia 22 tahun, tambah Khan.

Mulla (52) membentuk milisi anti-Taliban di lembah Chaharmang dan pulang tahun lalu setelah militer mengklaim daerah itu aman setelah pertempuran dalam kurun waktu panjang yang bertujuan menghancurkan tempat-tempat persembunyian militan. "Militan Taliban menyerang rumah itu. Pertama mereka menembakkan roket dan melemparkan granat tangan. Kemudian mereka masuk. Mereka membunuh Malik dan keluarganya dengan senapan Kalashnikov," kata Jamil Khan, seorang pejabat pemerintah daerah, kepada AFP melalui telepon.

Dua pejabat intelijen menggambarkan Mulla sebagai seorang sesepuh suku aktif di daerah itu, yang mendukung operasi militer terhadap Taliban.

Pakistan mendapat tekanan internasional yang meningkat agar menumpas kelompok militan di wilayah barat laut dan zona suku di tengah meningkatnya serangan-serangan lintas-batas pemberontak terhadap pasukan internasional di Afghanistan.

Kawasan suku Pakistan, terutama Bajaur, dilanda kekerasan sejak ratusan Taliban dan gerilyawan Al-Qaeda melarikan diri ke wilayah itu setelah invasi pimpinan AS pada akhir 2001 menggulingkan pemerintah Taliban di Afghanistan.

Pasukan Pakistan meluncurkan ofensif udara dan darat ke kawasan suku Waziristan Selatan pada 17 Oktober, dengan mengerahkan 30.000 prajurit yang dibantu jet tempur dan helikopter meriam. Meski terjadi perlawanan di Waziristan Selatan, banyak pejabat dan analis yakin bahwa sebagian besar gerilyawan Taliban telah melarikan diri ke daerah-daerah berdekatan Orakzai dan Waziristan Utara.

Waziristan Utara adalah benteng Taliban, militan yang terkait dengan Al-Qaeda dan jaringan Haqqani, yang terkenal karena menyerang pasukan Amerika dan NATO di Afghanistan, dan AS menjadikan daerah itu sebagai sasaran serangan rudal pesawat tak berawak.


Untuk mengatasi masalah kemacetan di Ibu Kota, Pemprov DKI Jakarta terus berupaya mewujudkan sistem pola transportasi makro (PTM). Salah satunya dengan membangun dua jalan layang, yakni Antasari-Blok M serta Kampung Melayu-Tanah Abang. Rencana itu merupakan bagian dari penambahan infrastruktur jalan yang merupakan alternatif PTM.
Saat ini kita akan memprioritaskan pembangunan dua jalan layang tersebut karena jalan layang dapat mengurai kemacetan.
-- Prijanto

Alternatif dalam PTM lainnya, pengembangan moda transportasi massal dan penerapan electronic road pricing (ERP) yang juga segera dijalankan. Untuk penambahan infrastruktur jalan, Pemprov DKI Jakarta lebih memprioritaskan pembangunan jalan layang di Antasari-Blok M dan Kampung Melayu-Tanah Abang.

“Memang ketiga hal itu dalam pola transportasi makro harus terintegrasi. Namun, saat ini kita akan memprioritaskan pembangunan dua jalan layang tersebut karena jalan layang dapat mengurai kemacetan. Sementara busway dan mass rapid transit (MRT) tetap akan jalan terus,” ujar Prijanto di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (27/5/2010).

Ia menjelaskan, penambahan infrastruktur jalan layang dilakukan karena pertumbuhan infrastruktur jalan di Ibu Kota hanya 0,01 persen per tahun. Sementara pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor sebesar 9,5 persen per tahun. Selain jalan layang, penambahan infrastruktur akan dilakukan berupa pembangunan enam ruas jalan tol tengah kota.

Sedangkan untuk pengembangan moda transportasi massal, Prijanto menegaskan, moda transportasi massal milik Pemprov yang telah beroperasi yaitu bus transjakarta dengan delapan koridor. Pada Desember mendatang, direncanakan akan ada dua koridor lagi yang dioperasikan, yakni Koridor IX dan X. Mengenai kemungkinan pengoperasian bus transjakarta hingga 15 koridor, Prijanto belum memastikan bisa tercapai atau tidak. Sebab, Pemprov terlebih dahulu akan mengevaluasi efektivitas koridor yang sudah berjalan.

“Kita terus mengembangkan pola transportasi makro. Untuk busway kita selesaikan dahulu koridor yang sudah siap,” ujarnya.

Tidak hanya itu, saat ini Pemprov DKI juga merancang proyek MRT yang ditargetkan beroperasi pada tahun 2016. MRT ini, nantinya diharapkan terintegrasi dengan kereta rel listrik (KRL) yang sudah beroperasi.


Kepanitiaan KBTBB (Komunitas Basikal Tua Batu Berendam) Melaka, ketika menerima penyerahan bantuan support dari para sponsorship, Jumat (21/5/2010) untuk pelaksanaan Kayuhan Dua Negara.

Dewasa ini, hobi bersepeda telah menarik minat kalangan masyarakat yang semakin luas. Komunitas sepeda tua, misalnya, terus bermunculan di setiap daerah. Dengan adanya teknologi jaringan internet, frekuensi komunikasi lintas komunitas pun terus berlangsung sedemikian tinggi. Hal ini antara lain didorong oleh kebutuhan untuk mengapresiasi dan saling bertukar informasi demi mendapatkan yang terbaik bagi sepeda tua mereka.

Komunikasi yang intens tersebut telah melahirkan jejaring komunitas berskala nasional dalam wadah KOSTI (Komunitas Sepeda Tua Indonesia) sebagai satu-satunya organisasi resmi. Tercatat telah beranggotakan 400-an komunitas dan ratusan ribu partisipan penggemar sepeda tua yang sering disebut Onthelist.

Siaran pers Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) kepada Kompas.com, Kamis (27/5/2010), menyebutkan, adanya wadah tersebut semakin mempererat pertemanan dan memungkinkan bagi komunitas sepeda tua di mana pun berada untuk mengembangkan misi bersama, misalnya menggugah kesadaran masyarakat agar lebih peduli dan mencintai kelestarian lingkungan hidup dan melestarikan budaya bersepeda.

Beberapa event berskala nasional yang digelar secara rutin bahkan juga menarik minat para pencinta sepeda tua di negara tetangga. Terbukti, beberapa kali para penggemar sepeda tua dari Kanada, Belanda dan Malaysia ikut menghadiri perhelatan komunitas sepeda tua di Indonesia. Dari kebersamaan yang terbentuk oleh pertemuan-pertemuan semacam itu, tercetus keinginan untuk menggagas sebuah acara bersepeda bersama, dan ditetapkan berlangsung di Melaka, Malaysia.

KOSTI bekerja sama dengan KBTBB Batu Berendam (komunitas sepeda tua Melaka) akhirnya mewujudkan gagasan tersebut dalam sebuah acara yang diberi nama “Kayuhan Dua Negara”. Acara yang dibatasi untuk 70 peserta dari negeri Indonesia ini segera mendapat sambutan luar biasa dari berbagai komunitas sepeda tua di Indonesia.

Acara yang akan diselenggarakan pada hari Jumat, 4 Juni hingga Minggu, 6 Juni 2010 ini akan dibuka dengan upacara selamat datang, jamuan makan malam dan ramah tamah pada hari pertama, kemudian berkeliling bersepeda di Putra Jaya dan Kuala Lumpur serta mengikuti acara night ride di Malaka pada hari kedua.

Acara bersepeda yang massal baru akan dilakukan di hari ketiga, Minggu, 6 Juni bersama ratusan penggemar sepeda tua yang datang dari berbagai penjuru negara bagian Malaysia. Dan pastinya akan dihadiri dan dibuka oleh pejabat VVIP Malaysia yang diwakili Menteri Besar YAB Datuk Ali Rustam serta Bapak Da’i Bachtiar selaku duta besar yang mewakili Indonesia.

Dimulai start dari Menara Tamingsari menuju bandar raya Malaka, para peserta akan mengayuh sepeda mengunjungi kawasan heritage Gedung Merah/stadhuis, Beteng A Famosa, Kerajaan Malaka, dan kota tua Jungker Street. Mereka juga akan menyusuri pinggiran sungai Malaka, menuju kampong Morten yang masih merepresentasikan kampung tua Melayu.

Acara yang sudah dipersiapkan selama empat bulan ini juga menjadi bagian rangkaian acara Pre Event sosialisasi Kongres Sepeda Indonesia yang akan di selenggarakan di Hotel Sultan & Parkir Timur Senayan Jakarta, 16-18 Juli 2010. yang menjadi barometer perkembangan budaya bersepeda di Indonesia.

Peserta Kayuhan Dua Negara akan bertolak dari Jakarta pada Jumat pagi (4/6/2010) dan akan dilepas oleh Ketua KOSTI, H Daswara Sulanjana dan Ketua Umum Kongres Sepeda Indonesia, Syahrul Effendi yang juga menjabat sebagai Walikota Jakarta Selatan.

DHONI SETIAWAN
Seragam tahanan KPK kasus korupsi dikenakan tiga aktivis Indonesian Corruption Watch (ICW) di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Pusat, Selasa (12/8). Delapan desain seragam tahanan yang terdiri dari empat lengan pendek dan empat lengan panjang (wearpack) diajukan ke KPK yang sebelumnya menyetujui pemakaian seragam khusus bagi tersangka kasus korupsi.

Mantan Direktur Bina Kesehatan Komunitas Ditjen Binkesmas Departemen Kesehatan Edi Suranto (ES) langsung dibui oleh KPK, Kamis (27/5/2010) malam ini, begitu ditetapkan menjadi tersangka korupsi.

Ia disangka terlibat korupsi pengadaan alat rontgen portabel untuk pelayanan puskesmas di kawasan Indonesia tertinggal pada 2007.

KPK menitipkan Edi Suranto di Penjara Cipinang, Jakarta Timur. "Untuk kepentingan penyidikan, KPK menahan selama 20 hari terhitung sejak 27 Mei 2010," kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Gedung KPK, Jakarta.

Johan menjelaskan, penahanan ini merupakan hasil pengembangan penyidikan terhadap kasus tersebut. Edi diduga bersama mantan Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran Sekjen Depkes melakukan penunjukan langsung kepada PT Kimia Farma dan menggelembungkan harga rontgen tersebut.

Akibat perbuatannya, KPK mencatat kerugian negara mencapai Rp 9,48 miliar. Atas perbuatannya, Edi Suranto disangkakan dengan Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 dan Pasal 11 UU No 31 Tahun 1999, sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (acoz)

Kesenian Gandrung, salah satu kesenian tradisional Bali kondisi kini semakin memprihatinkan, karena masyarakat jarang mementaskan kesenian langka itu, kecuali untuk kelengkapan kegiatan ritual.

"Masyarakat sangat jarang ’mengupah’ kesenian gandrung, kecuali seseorang untuk kepentingan membayar kaul (sesangi) setelah yang bersangkutan sembuh dari penyakitnya," kata I Nyoman Budi Warga, mahasiswa seni Kerawitan Fakultas Seni Pertunjukkan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar Kamis.

Ia melakukan penelitian dan pengkajian terhadap kesenian Gandrung di Banjar Suwung Batan Kendal, Desa Sesetan, Denpasar Selatan sebagai persyaratan meraih gelar S-1 dan mempertanggungjawabkan di hadapan tim dosen penguji lembaga pendidikan tinggi seni tersebut.

Kesenian Gandrung yang diwarisi secara turun temurun hanya dipentaskan untuk melengkapi kegiatan ritual piodalan di Pura Kahyangan setempat setiap 210 hari sekali.

"Bahkan kelengkapan berupa hiasan kepala (kekelungan) yang digunakan penari gandrung itu disakralkan masyarakat setempat," ujar Nyoman Budi Warga.

Meskipun kesenian langka itu jarang dipentaskan, namun kegiatan ritual yang khusus dipersembahyangkan terhadap kelengkapan seniman (gegelungan) tetap dilakukan setiap hari-hari baik (purnama).

"Saat disuguhkan sesajen, gegelungan itu ditaruh di atas kepala seseorang, kemudian yang bersangkutan mengelilingi banten sebanyak tiga kali," tutur Nyoman Budi Warga.

Kesenian Gandrung memiliki fungsi sakral dan hiburan, karena hanya dipentaskan untuk mengiringi kegiatan ritual di pura Kayangan Tiga Banjar Suwung Batan Kendal.

Upaya penelitian dan pengkajian menurut Nyoman Budi Warga diharapkan mampu membangkitkan dan mengembangkan kembali sebuah seni pertunjukan yang tergolong sangat tua di Banjar Suwung Batan Kendal, Denpasar Selatan.

Penelitian dan pengkajian yang dilakukan selama setahun terakhir, membahas beberapa masalah, antara lain eksistensi seni pertunjukan Gandrung, gending-gending sebagai pengiring tari serta fungsi seni pertunjukan tersebut.

Penelitian itu menurut I Nyoman Budi Warga menggunakan dua teori yang disebut sebagai "pisau bedah", seperti teori estetika, dan teori fungsional.

Dalam kegiatan penelitian tersebut semua data yang disajikan diperoleh melalui observasi, wawancara dan dipadukan dengan hasil studi dokumentasi,

Striker Meksiko, Javier Hernandez.

Manchester United menuntaskan transfer striker muda Javier Hernandez setelah pemain tersebut mendapat izin kerja. Mulai 1 Juli 2010, ia akan menjadi pemain pertama asal Meksiko yang bermain untuk MU.


Kontrak Hernandez bersama MU sudah diselesaikan bulan lalu setelah mantan pemain Guadalajara menyelesaikan tes medis dan perjanjian personal. Namun, transfer itu harus menunggu konfirmasi izin kerja untuk pemain 22 tahun tersebut. Konfirmasi ini diperlukan karena permainan Hernandez bersama Meksiko di kancah internasional hanya kurang dari 75 persen dalam dua tahun terakhir.

Pemain berjuluk "Chicharito" yang berarti "Kacang Kecil Manis" itu saat ini sedang bersama timnas Meksiko untuk persiapan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Sepulang turnamen itu, Hernandez akan bergabung bersama MU dalam tur pramusim di Philadelphia, Amerika Serikat. Ia akan menjadi pemain pertama asal Meksiko yang bergabung bersama "Setan Merah".

Publik di Inggris mengenal Hernandez ketika melihatnya tampil sebagai pemain pengganti tatkala Meksiko bermain dalam laga uji coba versus Inggris di Stadion Wembley, Senin (24/5/2010). Dua hari kemudian, ia mencetak gol ke gawang Belanda meski timnya kalah 1-2.

Pakar Ilmu Falak Institut Agama Islam Negeri Walisongo Semarang Ahmad Izzudin menilai fatwa Majelis Ulama Indonesia tentang penetuan arah kiblat harus mempertimbangkan faktor keilmuan dan teknologi yang berkembang saat ini.

"Majelis Ulama jangan hanya sekadar mengeluarkan fatwa, bahwa penentuan arah kiblat cukup menghadap ke barat," kata Izzudin dalam diskusi tentang penentuan arah kiblat di Semarang, Kamis.

Menurut dia, penentuan arah kiblat tidak semata menghadap ke barat, namun berdasarkan perhitungan harus sedikit serong ke arah utara.

Pada era kemajuan teknologi seperti saat ini, kata dia, maka fatwa Mejelis Ulama tersebut harus dikaji ulang. "Banyak takmir masjid yang meminta pengukuran ulang arah kiblat. Mereka mengharapkan kemantapan dalam menjalankan ibadah salat," kata Ketua Umum Asosiasi Dosen Falak Indonesia ini.

Isi fatwa Majelis Ulama, lanjut dia, telah menjadi persoalan yang harus diklarifikasi secara tuntas.

Penjelasan mengenai arah kiblat dalam fatwa tersebut, kata dia, bertentangan dengan kajian ilmu falak.

Ia menjelaskan arah kiblat untuk umat Islam di Indonesia menghadap ke barat, serong ke utara sekitar 22 sampai 26 derajat. "Terlalu sederhana jika fatwa ini dianggap sebagai solusi atas keresahan masyarakat selama ini," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Ali Mustafa Yaqub menuturkan, cukup banyak masyarakat yang terbantu oleh keberadaan fatwa Majelis Ulama.

Justru yang paling utama dari penerbitan fatwa itu, lanjut dia, masyarakaat tidak perlu lagi bimbang dan ragu dalam menjalankan ibadah salat.

"Salat yang dilakukan tetap sah dan masyarakat tidak perlu repot-repot merobohkan masjid untuk memperbaiki arah kiblat," katanya.

Garind malah cekikikan. Tapi Fla tetap mengunyah rotinya, dengan pandangan lurus ke depan. Lambung pesawat yang besar ini tiba-tiba seperti mengecil dalam bayangannya. Dari pengeras suara, awak pesawat mengumumkan, sekitar tiga jam lagi pesawat akan tiba di Frankfurt. Airport di kota itu telah menyambut kedatangan mereka dengan iming-iming belanja yang luar biasa mahalnya.

Garind menatap tajam ke arah Fla. Seperti sedang menjajagi ekspresi perasaan wanita muda itu. Lewat pengeras suara, awak pesawat memerintahkan agar penumpang mengenakan kembali seat belt-nya. Pesawat hendak sedikit bergoyang tak lebih dari setengah menit.

Tanpa bisa menyembunyikan kegugupannya, Fla langsung memasukkan kembali kepala sabuknya dengan ujung lubang yang lain. Cukup rapat.
''Sandaran kursinya...'' Garind memperingatkan.

Setengah malu, Fla lantas membetulkan letak sandaran kursinya yang masih miring. Pesawat mulai bergoyang. Fla memejamkan mata, kemudian berdoa. Laki - laki di sampingnya melirik nakal. Setengah tersenyum, ia jatuhkan tubuhnya di punggung kursi dalam - dalam.

Ketika pesawat Mega Top ini menjejak landasan, lagi - lagi Fla dibuat kebingungan. Ia sangsi, akankah Stop Over di Frankfurt harus berganti pesawat. Sebelum niat bertanya itu ia lontarkan, Garind langsung nerocos sok pintar:
''Cuma istirahat dua jam. Tinggal saja bawaan beratmu di pesawat. Kalau mau beli cokelat atau apa, bawa tas tanganmu. Jangan lupa paspornya. Kita akan diperiksa lagi sebelum masuk pesawat.''
Rasa jengah itu tidak bisa disembunyikan. Dari wajah Fla yang mulai pucat, nampak rona kemerahan semburat di sana.
''Percaya nggak sama manusia vampir?'' Garind bertanya spontan, saat keduanya melewati pintu pemeriksaan transit, dan menukar paspor dengan sebuah tiket plastik.

Sepanjang perjalanan antara ruang transit ke ruang tunggu, tak henti - hentinya lelaki itu mengutuk novelnya Anne Rice. Menurutnya, Interview with the Vampire terlalu melogis - logiskan dongeng.

''Setiba di New York, kita bisa nonton film terbaru Hollywood pasca WTC-Gate. Tapi di Embassy Suites - Broadway, saat ini sedang dipentaskan lagi sebuah teater musikal, Beauty and the Beast. Tak jauh dari sana ada McDonald's. Kita bisa diskusikan pementasan itu sambil ngemil.''

Fla menghentikan langkahnya. Tepat di depan ''Delikatessen,'' sebuah toko cinderamata terlengkap, ia berbelok. Terlihat sekali kalau Garind keteteran membuntutinya.
''Kau mau borong apa, Fla?''

Yang dibuntuti cuma membisu. Namun mulut Garind akhirnya menganga membentuk huruf ''O'' begitu mendapati Fla membeli sejumlah boneka dan papan lambang kota Frankfurt.
''Di sini mahal - mahal, Non.''
''Ini perjalanan pertamaku keluar negeri. Sedikit boros tidak mengapa.''

Lelaki itu serasa kalah langkah. Ia cuma manggut - manggut, tanda menyerah. Berikutnya, Garind lebih sering diam ketika dengan lincahnya Fla keluar masuk toko yang berada di kawasan bandara.

Dalam perjalanan kembali menuju ruang transit, keduanya seolah sepasang partner yang tidak canggung lagi. Beberapa kali Garind membantu jinjingan perbelanjaan kawan barunya, sementara Fla tetap saja dingin. Laki - laki berkulit cokelat, dengan bentuk dagu kuat itu pun lebih sering memilih nyengir.

Tapi dalam penerbangan menuju New York, ceriwisnya kambuh lagi. Karena sudah merasa di atas angin, Fla langsung menghardik.

''Maaf deh, sedari tadi omonganmu nggak jelas juntrungnya. Sebenarnya kamu ini siapa, sih?''
Yang ditanya malah linglung. Kepalanya geleng - geleng kecil, lantas menengadahkan wajah ke langit - langit pesawat.
''Kamu ini kayaknya orang yang kerap sekali bepergian ke Amrik?''
Garind menghela nafas pendek. Senyumnya hambar.
''Berapa kali dalam setahun kamu bepergian seperti ini?''

Garind tidak secepatnya menjawab. Dengan demikian Fla semakin yakin, bahwa teman barunya ini jenis orang yang terbiasa hidup di lingkungan atas. Keyakinan itu kian tebal saat Garind mengusap rambutnya. Saat tangan kirinya bergerak ke atas, sekelebatan mata Fla menangkap jam tangan Philippe Charriol yang dikenakannya. Jam tangan buatan Paris yang dikenal mahal, pikirnya.
''Ini yang keempat kalinya sepanjang sepuluh bulan terakhir.''

About this blog

About Me

Foto Saya
Bagus Alfiyanto
Mahasiswa yang ga mau repot
Lihat profil lengkapku

Followers

Archive blog

Blog Archive