Sekretaris Jenderal UEFA, Gianni Infantino.
Artikel Terkait:
Uni federasi sepak bola Eropa (UEFA) menyetujui pembatasan belanja pemain klub agar tak berlebihan. Dengan aturan itu, klub tidak boleh belanja pemain melebihi penghasilannya.


Aturan itu diusulkan Presiden UEFA< Michel Platini yang disebut "Financial Fair Play". Suntikan dana dari orang kaya kepada klub juga akan dibatasi.

"Aturan Financial Fair Play akhirnya disetujui. Aturan utamanya akan diterapkan dalam tiga tahun lagi. Memang, tidak semuanya puas dengan aturan itu, tapi setiap orang bisa memahami pentingnya aturan ini," kata Sekretaris Jenderal UEFA, Gianni Intantino.

"Aturan itu bukan untuk menghukum klub, sebaliknya untuk membantu mereka. Kami tak ingin membunuh siapa saja. Itu sebabnya, kami melanjutkan aturan tersebutm," tambahnya.

Pembatasan itu tak berarti jumlah nominal. "Jika klub ingin membelanjakan 50, 60, atau 70 juta euro boleh-boleh saja, asal uang itu berasal dari penghasilan mereka. Ini akan berlanjut di masa depan. Masalahnya jika klub tak punya uang," jelas Infantino.

Aturan baru UEFA itu tentu akan mendapat tanggapan pro dan kontra. Direktur Bayern Muenchen, Karl-Heinz Rummenigge termasuk yang setuju. "Aturan baru itu merupakan terobosan besar. Ini akan membuat masa depan sepak bola Eropa menjadi bisnis yang lebih bertanggung jawab dan kuat bertahan," katanya. (AP)

0 komentar:

Posting Komentar

About this blog

About Me

Foto Saya
Bagus Alfiyanto
Mahasiswa yang ga mau repot
Lihat profil lengkapku

Followers

Archive blog

Blog Archive